Aku
Namaku adalah Yeni
Ocktifiyani. Semua orang biasa memanggilku Yeni, tapi orang yang sangat dekat
denganku (keluarga) memanggilku dengan sebutan lebih singkat yaitu Nii. Aku lahir
di Jakarta, tepatnya di Bidan Suharti. Kamis tanggal 28 Oktober tahun 1993, aku
tidak tau tepat pukul berapa.
Bapakku yang memberikan
nama tersebut. Memang, nama belakangku cukup unik yaitu penggunaan huruf C dan
K secara bersamaan. Ditambah lagi huruf F yang digunakan di nama belakangku,
karena orang-orang Indonesia lebih sering menggunakan huruf V. Tak banyak yang
bisa menghafal, membaca, atau mengejanya (nama belakangku). Dan itu menjadi
sebuah kebanggaan tersendiri untukku, walaupun nama itu terdengar aneh di
telinga orang lain. Benar atau tidaknya, mereka menyebut nama panjangku,
merupakan prioritas seberapa penting aku dalam hidup mereka.
Banyak yang mengatakan
aku pendiam, tertutup, dan senang menyendiri. Itu kurang tepat menurutku. Aku
bukan orang pendiam, karena jika aku merasa nyaman dengan orang tersebut, maka
aku akan menghabiskan banyak waktu untuk berbicara dengan orang tersebut. Tapi
terkadang aku sulit untuk memulai pembicaraan ataupun mencairkan suasana.
Itulah sebabnya, aku lebih sering terlihat berdiam diri.
Dan opini kedua, bahwa
aku tertutup. Hm . . . tidak juga. Aku bukan orang ceroboh yang menceritakan
masalah pribadiku terhadap semua orang. Aku sangat berhati-hati dalam menjaga
rahasiaku. Hanya jika aku merasa orang tersebut bisa dipercaya. Tapi aku jarang
sekali menceritakan masalah yang ku alami pada keluargaku. Aku takut menyakiti
hati mereka.
Dan pendapat terakhir
bahwa aku senang menyendiri, sangat salah! Aku takut sendiri, karena terkadang
aku merasa jantungku berdebar tak normal saat aku sendirian. Kemampuan
indigo-ku yang masih sangat lemah, sering mengusik diriku ketika aku seorang
diri. Entah suara aneh yang sangat samar atau mungkin bayangan sekelebat yang
sering kali membuatku amat sangat ketakutan. Jadi, jangan pernah mengatakan aku
senang menyendiri. Yah . . . walaupun terkadang aku lebih suka sendirian dalam
memikirkan suatu hal, seperti ide, kreativitas, dan hal-hal menarik lainnya,
biasa aku dapatkan saat aku seorang diri. Inspirasi itu mengalir begitu saja.
Aku dibesarkan dalam
lingkungan keluarga yang sederhana, tapi ikatan kasih sayang yang orangtua kami
tanamkan sangatlah kuat. Walaupun terkadang ada saja hal-hal kecil yang membuat
kami bersitegang, tapi itu tak sampai menanamkan dendam di hati kami. Aku bangga
dilahirkan dan dibesarkan di keluarga ini, keluarga yang penuh cinta dan saling
menyayangi. Indah bukan?
Aku memiliki impian,
namun aku lebih suka menyebutnya harapan. One day, it will become true.
Harapanku, sederhana namun bermakna. Aku ingin mereka bahagia bersamaku dengan
caraku. Motivasiku saat ini adalah menjadi sukses karena sukses bukanlah
pilihan, tapi kewajiban! Aku percaya, aku pasti bisa! J
Yeni
Tidak ada komentar:
Posting Komentar